Minggu, 13 Mei 2012

Strategi Penerapan Teknologi Informasi di BUMN


Teknologi Informasi (TI) adalah salah satu penunjang strategis dalam pertumbuhan industri perusahaan. Seharusnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seharusnya lebih dapat memanfaatkan TI untuk meningkatkan nilai, efektivitas, dan efisiensi.
Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik, Sahala Lumban Gaol dalam acara Rapat Koordinasi Teknologi Informasi Kementerian BUMN dan BUMN yang diadakan tanggal 23-24 November 2011, bertempat di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. Tema dari kegiatan ini adalah “Tata Kelola TI sebagai Pondasi Pembangunan TI di BUMN”.
Acara ini digelar sebagai tindak lanjut dari komitmen Kementerian BUMN agar tata kelola TI Kementerian BUMN dan BUMN dapat berjalan selaras. Dengan begitu, data dan informasi yang tersedia, baik di Kementerian BUMN dan BUMN dapat terakselerasi secara cepat dan akurat (real time) antara kantor cabang BUMN dengan kantor pusatnya.
Secara garis besar, ada 4 tahapan peran teknologi informasi di suatu perusahaan. Pertama adalah sebagai piranti yang bisa memfasilitasi percepatan dan efisiensi dari berbagai proses rutin di perusahaan. Kedua, teknologi informasi harus dapat menjadi fasilitator penyelesaian permasalahan yang sebelumnya mengganjal operasional dan ekspansi perusahaan. Ketiga, TI harus bisa menjadi wahana inovasi kecepatan produk baru yang mendukung perluasan pasar perusahaan. Keempat, TI harus bisa menjembatani atau mendorong perubahan perusahaan ke arah yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...